Pertunjukan ini tokoh utamanya memang menggambarkan seekor kera (Jawa: kethek, berujud manusia yang identik dengan tokoh Hanoman dalam pewayangan. Tema ceritanya berkisar salah satu fragmen dalam siklus cerita Panji. Penari laki-laki berbusana kera putih yang digambarkan pandai berbicara dan menyanyi, dan tiga penari wanita. Salah satu penari itu berperan sebagai Endang Loro Tompe, yang tak lain merupakan penyamaran dari Dewi Sekartaji dalam upaya mencari suaminya, Panji Seputra.
Pariwisata Gunungkidul, Di Kabupaten Gunungkidul berdasarkan cara pertunjukan dan jenis ceritanya terdapat 3 jenis, Wayang kulit, Wayang Orang dan Wayang Beber, satu-satunya kesenian wayang beber terdapat di Dusun Gelaran Desa Bejiharjo Kecamatan Karangmojo.
Berbeda dengan wayang kulit, wayang beber merupakan sebuah pertunjukan dimana wayangnya hanya berupa lukisan di atas selembar kain yang panjang. Pada kain yang digulung itu digambarkan masing-masing adegan yang dibuka (dibeber) satu persatu sesuai dengan narasi yang dituturkan oleh sang dalang. Hanya ada satu cerita, yaitu Cerita Panji, yang dilukiskan dalam 29 adegan. Durasi pertunjukan sekitar 3 jam. Musik pengiring berupa: Kendang, rebab, kenong dan gong.